JVPass - Technology and Trending Blog

Terancam Resesi, Microsoft Ikuti Google Untuk Berhenti Mempekerjakan Karyawan

Perusahaan teknologi terkemuka di AS, Microsoft Corporation mengumumkan rencana untuk berhenti merekrut karyawan di sejumlah tim hingga tahun depan.

Upaya ini dilakukan setelah perusahaan mengalami pembengkakan kerugian akibat inflasi AS. Lonjakan inflasi di Amerika sebesar 9,1 persen, telah membawa ekonomi AS ke jurang resesi.

Naiknya biaya hidup akibat melonjaknya kebutuhan pokok membuat sejumlah perusahaan besar mengalami kerugian besar, termasuk Microsoft.

Untuk mencegah kerugian yang membengkak, Microsoft berencana untuk menghentikan perekrutan untuk sejumlah tim, termasuk bisnis cloud Azure dan unit perangkat lunak keamanannya.

“Pembekuan perekrutan akan berlanjut di masa mendatang,” jelas perwakilan Microsoft.

Mengutip dari Bloomberg, rencana penghentian rekrutmen karyawan sebenarnya sudah direncanakan sejak lama oleh Microsoft, tepatnya setelah perusahaan teknologi ini melakukan PHK massal terhadap 180.000 karyawan pada awal Juli lalu.

Namun, karena ekonomi fiskal perusahaan semakin menunjukkan penurunan, Microsoft terpaksa mengambil langkah tegas untuk menghentikan laju pengeluaran dengan menghentikan semua aktivitas rekrutmen selama akhir tahun 2022 hingga 2023.

Langkah tersebut diambil Microsoft menyusul Google yang sempat sudah memperlambat laju rekrutmen karyawan.

Perusahaan alfabet ini diketahui menghentikan kegiatan rekrutmen hingga tahun depan. Hal tersebut disampaikan CEO Sundar Pichai kepada karyawan melalui email, Selasa (12/7/2022) lalu.

Dalam pemberitahuannya, Pichai mengatakan bahwa pendapatan perusahaan saat ini tidak stabil karena goncangan ekonomi global. Itu sebabnya raksasa internet itu harus memperlambat perekrutan selama sisa tahun ini.

Belum diketahui sampai kapan inflasi di AS akan terus melonjak, namun sejauh ini bank sentral AS, The Fed, telah menempuh beberapa cara untuk menekan inflasi, salah satunya dengan menaikkan suku bunga acuan. Dengan cara ini, diharapkan ekonomi AS dapat kembali stabil.

 

Share Me On
Get Code

Leave a Comment