JVPass - Technology and Trending Blog

Jaman Teknologi Nantinya Wisata Candi Borobudur Akan Manfaatkan Aplikasi Augmented Reality, Tanpa Harus Datang Langsung Ke Lokasi

Aktivitas wisata di Candi Borobudur nantinya akan memanfaatkan aplikasi berbasis augmented reality.

“Ya betul (wisata Candi Borobudur akan memanfaatkan aplikasi berbasis augmented reality),” kata Sekretaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Emilia Eny Utari ketika dihubungi , Sabtu (13/3/2021).

Sebelumnya, wacana tersebut sempat diungkapkan oleh Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hari Santosa Sungkari.

“Nanti di Borobudur, kita tidak bisa lagi naik ke stupa. Tapi kita bisa lihat di zona luarnya, pakai handphone di dalamnya ada apa,” kata Hari dalam acara diskusi strategis Redefining Sustainable Tourism Roadmap secara online, Selasa (9/3/2021).

Para wisatawan nantinya hanya akan bisa berwisata di area luar candi saja. Sementara bagian candi serta dalam candi sudah tertutup untuk umum.

Dengan penggunaan aplikasi augmented reality buatan anak bangsa ini, para wisatawan akan bisa melihat bagian dalam candi. Termasuk juga relief-relief bersejarah serta cerita di baliknya hanya menggunakan aplikasi tersebut.

ANIS EFIZUDIN Sejumlah wisatawan berada di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (28/10/2020). Memasuki musim libur panjang kali ini wisatawan dari berbagai daerah mulai mengunjungi kawasan wisata candi Borobudur meskipun tidak diperbolehkan menaiki candi dan hanya dibatasi hanya 3.000 pengunjung per hari.

“Mungkin yang kalau kita waktu dulu datang fisik kita enggak tahu di dalamnya ada cerita apa. Pakai augmented reality, kita merasakan tiga dimensi di dalam dan ada ceritanya. Dengan harapan ini, ekraf akan bangkit duluan,” tegas Hari.

Sementara itu, terkait wacana ini Emilia mengaku belum bisa memberikan informasi tambahan. Termasuk juga perkiraan waktu kapan penggunaan aplikasi augmented reality ini bisa benar-benar dijalankan, serta seperti apa sistem penggunaannya nanti.

“Terkait hal tersebut nanti kalau sudah ada informasi yang jelas kami akan sampaikan,” tutup Emilia.

 

referensi artikel:

– https://travel.kompas.com/read/2021/03/14/130100027/wisata-candi-borobudur-akan-manfaatkan-aplikasi-augmented-reality

[INFEEDUNIT]
Get Code
Share Me On
Get Code

Leave a Comment